Browsing articles tagged with "bubur - Makanmana.net"
Nov 23, 2010

Semaraknya suasana malam Jln. Semarang

Tidak ada suasana kuliner sama sekali di sepanjang jalan Semarang di siang hari yang terik. Suasana hiruk pikuk toko yang berjualan spare part dan aksesoris mobil ini kemudian mulai perlahan reda ketika sore tiba, diiringi oleh beberapa gerai yang mulai dipasang, meja yang direntangkan panjang, sepanjang ruas jalan Semarang, dan malamnya cling! Bagaikan disulap… menjadi sebuah distrik kuliner yang sudah melegenda di kota Medan. Baca selanjutnya »

Sep 21, 2009

Bun Ong

BunOng

Bun Ong, demikian nama resto Franchise yang berasal dari Singapore yg juga berada di Jakarta. Resto ini Terletak di Jl. Yoserizal No. 79/35c simp Jl. Sun Yat Sen, dekat dengan kopi tiam klasik Kota cane. Resto ini relatif baru, sekitar 2/3 minggu sejak kami berkunjung. Sebenarnya udah mau datang minggu2 yg lalu, tapi alangkah sibuknya karena resto yang baru buka ini menyajikan jenis makanan yang sedikit berbeda dengan yang lainnya.

Kami bilang hanya sedikit berbeda, karena menu yang ditawarkan ialah bubur, nasi, bakmi, dsb yg mana juga bisa didapat di resto lain. Yg ngebedain ialah rasanya yang khas Singapur. Buburnya banyak pilihan, dari ayam, sapi, ikan, kodok, babi, dll.. Kami pesan yang kodok, karena menurut pengalaman kalo bubur dimasak dengan kodok rasanya lebih manis. Buburnya juga boleh dipesan porsi 1 atau 2 orang, dengan perbedaan harga yang sedikit, jadi kalo rame2, kami suggest kongsi aja…

Selain itu kami juga mesen Nasi ayam hainam, tapi alangkah kecewanya ketika menu dihidangkan.. cuman nasi hainam dengan ayam dan sayur asin, dan harganya Rp 25k! Demikian juga nasi campur yang lebih variatif, ada tambahan chasio dan roast pork.

Namun kekecewaan kami langsung terobati pada cicipan pertama. Rasanya memang beda, nasi hainam yang keliatan polos rasanya maknyos! Wangi, bertekstur dan tidak terlalu basah ataupun kering. Demikian juga dengan lauknya.

Yg kami sayangkan ialah kenapa ga ada lauk sayurnya padahal harganya lumayan mahal utk ukuran makanan Medan. Hanya dikasi 1 selai tomat dan timun. Yah kalo ngikut style Singapore memang pada umumnya nasi ayam lauknya ayam doank, tapi kalo di Medan mgk bisa beradaptasi, but that’s just our suggestion.

Resto ini kerap ramai dikunjungi keluarga, terutama weekend karena menu makanan yang sesuai dengan orang tua dan anak-anak. Overall, worth a try.

Dec 21, 2008

KotaCane

Wokfen

Bihun Sup Kepala Ikan

Cheongfen

Alamat: Jl. Kotacane simpang jalan Yose Rizal.
Jam Buka: 18 – 23.30
Harga: > Rp 15.000,-

Kotacane merupakan satu diantara banyaknya warisan kuliner kota Medan. Kedai yang sudah exist puluhan tahun ini tetap ramai dikunjungi tiap malamnya. Tidak seperti kedai lainnya, kedai kotacane memiliki 4 gerai istimewa, dimana masing-masing gerai menyuguhkan masakan khas mereka diantaranya Wokfen (Kwetiaw goreng siram), bihun sup kepala ikan, CheongFen, dan nasi ayam. Beberapa gerai ikut menambah variasi makanan seperti Sate padang, Taukua Heci (sayur, udang goreng, kerupuk, kepiting goreng disirami dengan saus tomat kental), Kodok goreng, dan beberapa jenis makanan kecil laennya.

Selain makanan yang istimewa, gerai ini sendiri juga menyuguhkan berbagai jus yang jarang ditemukan di kedai kopi lainnya seperti jus markisa terong belanda dan jus sawi nenas yang paling laris diantaranya. Bagi anda yang belum pernah berkunjung, jangan bingung apabila anda tidak disuguhkan menu, biasanya para pelanggan langsung ke gerai untuk memesan. Bangunan kedai ini juga terlihat tua, dan agak pengap di saat ramai pengunjung, tapi menurut kami, inilah warisan budaya kedai KotaCane.