Steak n Stuff
Tambah satu lagi resto yang menyajikan western food di daerah Dr Mansyur. SteaknStuff yang belum lama dibuka ini menarik perhatian kami ketika melintas di daerah tersebut. Display papan nama dengan logo yang lumayan menarik itu membuat kami penasaran sehingga kami pun memasuki resto itu. Pengunjung boleh memilih untuk duduk di lantai 1 atau 2, kebetulan malam itu rombongan kami tidak banyak, kami memilih lantai 1.
Sesuai nama resto, pastinya yang kami pesan ialah Baca selanjutnya »
Sri Annapurani
Kalau kamu pada pernah tinggal di Malaysia untuk waktu yang cukup lama, tentunya istilah ‘Mamak Stall’ tidak terdengar asing di telinga. Mamak Stall adalah istilah untuk warung makan sederhana yang pada umumnya dikelola oleh masyarakat melayu Indian Malaysia. Namun ada-kalanya rumah makan sederhana khas India juga di cap dengan sebutan ‘Mamak Stall’ oleh masyarakat setempat. Salah satu menu andalan di rumah makan seperti ini adalah Nasi Goreng, Nasi Campur ataupun Roti-rotian khas India.
Di restoran yang terletak di jalan Kediri simpang jalan Cik Di Tiro ini, memori masa-masa kuliah dulu kembali disegarkan dengan berbagai suguhan khas ‘Mamak Stall’ seperti Nasi Goreng Kampung (nasi goreng dengan ikan teri dan kangkung), Nasi Goreng Pattaya (dibungkus dengan telur dadar) dan roti – rotian seperti prata, tissue, boom, canai dan sebagainya. Sebetulnya semua roti ini menggunakan bahan dasar yang sama, hanya pengolahan akhirnya beda. Ada yang dibentuk tinggi seperti lembaran tissue, ada yang disajikan dengan telur, bawang, coklat dan ada juga yang disajikan polos dengan cocolan kuah kari. Mana yang paling enak? Baca selanjutnya »
Xi Chuan steamboat, Cemara Asri
Tampaknya daerah kompleks Cemara Asri semakin ramai dipadati pengunjung tiap malamnya karena semakin banyaknya kehadiran resto resto baru. Kebetulan malam itu kami mencari restoran Jerman yang direkomendasikan salah satu pembaca, namun karena tidak ketemu, kami lalu mencoba makanan yang relatif baru di kota Medan ini, Xi Chuan steamboat.
Soal lauk dan sayurnya memang tidak banyak berbeda dengan steamboat yang biasa kita makan, hanya saja kuah yang digunakan di resto ini berbeda dari kuah pada umumnya terbuat dari kaldu ayam atau tom yam. Sesuai dengan nama kota Xi Chuan yang terkenal karena ramuan cabe nya, resto ini menyajikan 2 jenis kuah, kuah kaldu dan kuah Xi Chuan. Kami memesan paket untuk 4 orang malam itu, lauk pun dihidangkan dan setelah kuah mendidih kami membagi rata lauk ke dalam wadah kuah yang terbagi 2.
Ada keunikan tersendiri menyicipi lauk yang pedas, walaupun kami merasa tingkat kepedasan di resto ini sudah dikurangi, karena berdasarkan pengalaman pribadi, lidah kami sempat merasakan numb atau mati rasa setelah mencoba salah satu steamboat XiChuan di Malaysia beberapa waktu lalu.
Oh ya, jangan lupa pesan minumnya yg banyak
Recent Comments
- Henry widjaja on Recommend
- doni on Opal Coffee Cafe & Resto
- Pizza in_ni Medan on Pizza In_nI
- winta on Lekker Urban Food Restaurant
- felicia on Trattoria Ristorante Italiano, Revamped











