Browsing articles from "February, 2010"
Feb 24, 2010

Sikau Mie

Mie udang Akau atau “SikauMie” (begitu diucap ayah saya) merupakan salah satu gerai yang telah berjualan lama di kopitiam classic yang terletak di simpang jalan Surabaya dan jalan Bogor.

Dulunya memang yang berjualan namanya Akau, makanya gerai tersebut dinamakan sedemikian, tetapi yang berjualan sudah meninggal. Walaupun demikian, warisan yang diturunkan tidak berbeda dalam hal penyajian lauk, hanya saja rasanya sedikit kalah dari originalnya.

Seperti layaknya mie hokkien pada umumnya, hanya saja lauk disini tidak terlalu banyak, namun yang saya suka disini justru kesederhanannya.

Feb 18, 2010

The Grand Duck King

“Si Raja Bebek”, itulah sebutan khas kami saat hendak menikmati makan siang di Cambridge City Square lantai 2 (061 – 457 7224), di hari pertama grand opening-nya. Beruntung kami datang lebih awal sehingga belum ada antrian pengunjung. Hal pertama yang menarik perhatian adalah luasnya restoran ini. Cukup luas untuk ukuran restoran di dalam mall di Medan. Kami pun memilih duduk di sofa dekat jendela. Pelayanan berusaha ramah, namun karena mungkin masih baru, pelayan terlihat kaku dan kalau bisa dibilang gugup melayani tamu. Anyway, menu-nya dibagi dan yak! Bingung. Menu-nya betul-betul banyak, lengkap dengan foto-foto yang menarik membuat kami mau memesan semuanya. But the price stopped us.

Harga yang tertera cukup tinggi menjadikan kami sedikit berhati-hati dalam memilih menu siang itu. Pilihan pun jatuh pada 1/2 ekor Bebek Peking Tumis Kungpao 158K (setiap pemesanan bebek otomatis akan dihidangkan kulit bebek yang dibalut dengan kulit pangsit dan sayur-sayuran serta dinikmati dengan saos khusus), 1 porsi Tomiaw Saus Tiram 58K, 1 porsi Tahu Jamur Shimeji 48K, 1 porsi Cumi Goreng Udang Vietnam 48K, 1 porsi Sapi Tumis lada hitam 98K dan 5 Nasi Hainam @6,5K.

Cukup lama kami menunggu sebelum masakan terhidang, artinya pelayanan masih pelan dan itu dengan keadaan restoran belum sepenuhnya terisi (bayangkan bisa restorannya penuh). Oh memang bebeknya lezat dan gurih, benar-benar terasa spices ala Kungpao-nya. Tapi sepertinya itu bukan 1/2 ekor bebek. Kalau iya, pastilah bebek yang sangat kecil karena porsinya kecil juga.

Selain itu porsi makanan lain juga kecil-kecil semua walau rasanya emang mantap namun sedikit terlalu asin. Untuk makan ber-5 menurut kami pesanan masih kurang dan perut masih sanggup di isi. Namun lagi-lagi the price stop us.

Well, kesimpulan yang bisa di ambil: Ini adalah restoran yang menyajikan Rasa Bebek (pasti harganya tinggi karena raja), dengan interior dan pelayanan yang baik, rasa bintang 5 dan porsi bangsawan.

Feb 10, 2010

Restaurant Garuda

Boleh dibilang Garuda termasuk dalam salah satu resto padang yang ngetop di Medan. Dari beberapa cabang, kami memutuskan untuk makan siang di salah satu resto yang terletak di jln. Gajah Mada.

Berbeda dengan cabang lainnya, resto disini lumayan luas, ada gazebo di belakang restoran sehingga cocok untuk family lunch atau dengan relasi bisnis. Tempatnya juga bersih dan asri, dan juga ada gaya lesehan.

Sajian ala Padang pun dihidangkan. Semua menu yang ada dihidangkan oleh salah satu karyawan, sedangkan karyawan yang satunya lagi menunggu orderan minuman kami. Setelah orderan di terima, kami pun membasuh tangan dan mulai menyantap.

Favorit saya ialah ayam goreng dan ayam goreng pop yang warnanya agak pucat. Jangan salah, walau warnanya agak pucat, bumbunya meresap dan maknyos rasanya mantap di lidah! Selain itu kami juga mencoba hidangan pelengkap lain seperti daun ubi tumbuk, lalapan, dll. Kami tidak mencoba ikan bakar (di foto doank hehe..) karena memang hidangannya sudah lumayan banyak dan kami rasa ikan bakar bukan menu special di restoran ini.

Soal harga memang sedikit above average, tapi kami puas dari segi rasa dan servis yang ditawarkan.