Bakso Ayam Barokah

Alamat: Jalan Merbau simpang Sekip
Harga: Rp. 7.000
Jam Buka: 12.00 – 20.00
Banjir bakso di Medan. Iya, kenapa? Soalnya di Medan itu bisa ditemui berbagai bakso dari yang khas Jawa sampai khas Chinese berkuah bening. Tapi hari ini kita bahas yang sudah dikenal masyarakat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari kaya sampai yang kurang kaya yaitu bakso ayam khas Jawa. Nah mulainya dari yang paling deket kantor dulu, kita kesini kemaren sore, kebetulan tempat ini juga lagi naik daun di kalangan ‘bakso lovers’ Medan. Namanya jreng jreng jreng… Bakso Barokah. Disini khusus menjual bakso ayam, berbeda dengan gerai bakso lainnya yang umumnya menjual bakso daging sapi.
Barokah yang di simpang Sekip ini sepertinya cabang kedua, sementara pusatnya ada di jalan Punak yang tempatnya lebih sempit dan gila, susah banget parkir disana. Disini tersedia Mie Bakso dan Mie Ayam, sementara pilihan mie-nya sendiri ada mie kuning, bihun ataupun supermie (atau mie instant merek apapun yang lagi available hehe). Fenomena bakso dengan mie instan ini populer setelah isu mie formalin beberapa tahun yang lalu. Uniknya lagi, bumbu mie instant itu juga disediain disamping mangkok baksonya, jadi kalo dicampur jadilah mie instant pake bakso. Soal rasa nga komplen lah, tapi juga nga terlalu spesial karena rasa kaldu di kuahnya kurang ‘nendang’. Topping nya lengkap, ada tahu, bakso dan potongan daging ayam. Very value for the money we said. Yang ingin snack sore, ayo mampir…
Fusion Bistro

Alamat: Cambridge Mall, Ground Floor
Jam buka: 11.00 – 23.00 (approx)
It’s lunchtime, dan bistro yang terletak di Cambridge Mall ini terlihat sepi. Tidak ada pengunjung siang ini selain kita bertiga yang entusias dengan apa yang ditawarkan Bistro yang terlihat nyaman ini. Begitu masuk, ada sederetan sofa dengan pajangan-pajangan foto hitam putih di dinding, man we love this art. Somehow, sofa dengan hiasan-hiasan foto memberi kesan comfy yet classic gitu, jadi terasa warmth dan welcoming. Ok anyway, jadi kita duduk dan ditawarin menu yang ‘nah ini dia’, buku menunya berwarna hitam dengan tulisan putih yang halus banget, susah sekali bacanya. Buat manajemen, tolong dong menunya dicetak ulang yang lebih ‘enak di mata’ gitu, kasian kalo yang dateng orang tua, susah bacanya.
Kita akhirnya pesen seporsi Nasi Goreng Belacan, seporsi Nasi Goreng Seafood (28K), seporsi Nasi Ayam Hainam(30K) dan sepiring Banana on Fire (pisang bakar/12K). Lha kok 2 nasi goreng? Kurang variasi, iya juga sih tapi admin dan food lover-nya lagi ngebet makan nasi goreng, jadi ya gitu dhe he he he. Oh ya, ada tertulis chef recommendations-nya yaitu Dory fish with Dabu-Dabu Sauce, Grilled Ox Tail dan Salmon apa gitu.. lupa. Untuk minuman kita pesen T&T (Tonic water with lime) seger banget bok, dan Jus Martabe. Jus Martabe-nya sih bener-bener asem, bagi yang nga suka asem sih tuang semua gula cair yang disediain. Minuman disini cukup bervariasi, dari jenis-jenis kopi, teh, cocktail, mocktail dan softdrink. Harganya juga masih dalam kategori ‘wajar’ sekitar 15-20K / gelas.

Soal rasa, dari ketiga makanan yang kita pesen rata-rata enak semua. Nasi goreng-nya mantap, dengan topping udang dan cumi yang besar-besar dan aromanya bikin ngiler tiap orang. Nasi Hainam-nya juga beraroma menggiurkan walau daging ayamnya agak kering dan hambar. Banana on Fire (Pisang Bakar), ga kaya pisang bakar – menurut kami sih kurang kering, jadi terasa kaya pisang rebus instead of bakar. Overall kalo perlu dikasih nilai makanan sekitar 4 out of 5 deh. Lain kali kita pasti dateng lagi untuk icip-icip steak dan Ox Tail-nya, kayanya seru. So food lover mania, makanmana besok? Cobain yang satu ini!
Dante Coffee

Alamat: Cambridge Mall, Ground Floor
Jam Buka: 10.00 – 12.00 (weekend)
Lunch di Dante Coffee sabtu kemaren bareng temen-temen. Lumayan rame sih, dan rata-rata pengunjung pada ditemenin laptop kesayangan. Disini free wi-fi, nga seperti cafe kebanyakan di Medan yang belum nyediain wi-fi, padahal menurut kami wi-fi itu mustinya udah standar lah di kota sebesar Medan. Anyway, bagi yang belum tau Dante Coffee punya interior yang nyaman, lokasi yang strategis dan menu yang variatif. Nah ikuti review kami.
Yang ingin kami sampaikan ke manajemen Dante Coffee (kalau ada yang baca) adalah pelayanan disini yang kurang ramah. Ini sangat penting untuk ditinjau, karena tanpa pelayanan yang baik pengunjung jadi malas untuk datang walau makanan-nya enak dan interiornya nyaman. Beberapa pelayan bahkan terlihat kurang senang saat kami minta tambahan sendok dan piring kosong.

Walaupun demikian, makanan disini termasuk enak dan cukup variatif terutama bagi pecinta sandwich seperti kami, karena disini anda bisa dapatkan Bacon & Cheese sandwich yang enak berpenampilan cantik dan Chicken Foccacia dengan roti yang renyah dan filling yang lezat. Selain itu beberapa rekan juga mengorder Tuna Spaghetti dan Blooming Potato. Blooming Potato sebetulnya punya nama umum yaitu Baked Potato (kentang utuh dipanggang dan dilumeri saos Bolognaise diatasnya), yang taste-nya mantap! Nah, masuk ke kategori minuman, kami terkejut dengan harga minuman disini yang cukup tinggi. Yang termurah berkisar di harga 15K (kalau nga salah), dan sebagian besar diatas 20K. Bahkan banyak harga minuman yang mengalahkan harga makanan. Jadi agak berat juga kalau mampir cuma untuk minum-minum.
Kesimpulan kami, kalau untuk sekali-sekali datang kemari masih bolehlah, tapi harus siap dengan muka pelayan yang masam kalau diminta ngerjain ini itu. Kami sendiri berharap manajeman Dante bisa memperbaiki hal ini, coz we do love your food! Happy hunting fellow food lovers!
Recent Comments
- Henry widjaja on Recommend
- doni on Opal Coffee Cafe & Resto
- Pizza in_ni Medan on Pizza In_nI
- winta on Lekker Urban Food Restaurant
- felicia on Trattoria Ristorante Italiano, Revamped







