Nasi Kucing
Alamat: Jalan Teuku Umar (Didepan Karaoke Happy Puppy)
Jam Buka: siang – malam
Harga: Rp.5.000 – Rp. 10.000
Mampir kesini beberapa saat lalu untuk makan siang kantor atas rekomendasi teman. Ternyata rasanya lumayan enak dan harganya sangat terjangkau, jauh dari harga makan siang yang kebanyakan sudah diatas harga 8 rebu/porsi. Kemarin itu pesan 1 porsi dengan telur Rp. 5.000 dan 1 porsi pake rendang sapi Rp. 6.000. Yah tentu saja porsinya juga nga besar-besar amat, apalagi buat cowo kayanya kurang ‘nendang’ di perut. Walau begitu disini juga tersedia snacks yang bisa nambah penuh isi perut seperti pisang bakar dan berbagai jenis es. Saran dari kami kunjungi pada malam hari karena tempatnya cukup panas di siang hari (nga ada AC). Selamat mencoba!
Sawasdee
Alamat: Jalan Multatuli
Jam Buka: 11.00 – 21.30 WIB (approx)
Harga: Rp. 15.000 – Rp. 50.000
Boleh dibilang tidak banyak Restoran Thai yang ada di Medan, apalagi yang enak! Mampir ke Sawasdee malam minggu lalu setelah cukup lama berkeliling kota mencari makanan yang cocok untuk mengisi perut setelah puas bermalam mingguan.
Sekilas resto ini keliatan berkelas, design interiornya nyaman, tetapi mungkin karena lagi rame malam itu, ruangannya sedikit ‘hectic’. Rasa hectic kami terobati setelah diberitahu bahwa ada cemilan gratis berupa ubi dan dessert sejenis laennya yang kebanyakan manis. Awas, jangan terlalu rakus atau anda ga bakal sanggup menyelesaikan main dishes anda.
Malam itu kami memesan Koong Kra Tiem (udang bawang putih), Kai Bai Toey (ayam pandan), Phad Thai (mie goreng khas Thai) dan menu wajib yang tidak terlewatkan, sup Tom Yum. Taste makanan disini cukup enak, terutama ayam pandan dan udang cah bawang putih-nya, walau bagi beberapa orang rasa bawang putihnya mungkin terlalu keras. Untuk Tom Yun, rasanya tidak jauh berbeda dengan sup tom yum aslinya, walau kami merasa sup tom yum sedikit lebih pedas dan asam pada umumnya. Phad Thai-nya lumayan, walau menurut kami rasanya tidak terlalu mirip dengan Phad Thai yang kami cicipi langsung di Thailand.
Overall we’re quite satisfied with the service and the food, and we’ll definitely come back again to try another menus.
Huan Si Fo
Alamat: Jalan Bambu II
Jam Buka: 11.00 – 21.30 WIB (approx)
Harga: Rp. 8.000 – Rp. 35.000
Another ‘che it’ di kalender Cina, kami menuju restoran sekaligus galeri toko Huan Si Fo untuk menikmati makanan ala vegetarian. Sebetulnya sudah lama kami ingin kemari, tapi selalu tertunda dengan alasan ini-itu, dan akhirnya atas saran beberapa teman yang mengatakan makanan disana ‘enak’, tanpa basa-basi kami meluncur kesana.
Lokasinya cukup strategis, sebuah ruko dengan pelataran parkir yang cukup luas. Walau begitu lebih nyaman kalau berkunjung di malam hari, karena jalanan lebih sepi dan parkir juga lebih bebas. Lantai 1 Huan Si Fo adalah galeri toko yang menjual berbagai pernak-pernik dan aksesoris khas Buddhis seperti patung-patung, tasbih dan barang pajangan. Selain itu juga ada beberapa jenis teh cina dan peralatan minum teh yang unik. Oh ya, alas kaki harus dilepas apabila berkunjung kesini, jadi kesan bersih benar-benar terjaga. Menuju lantai 2 yang sekaligus restoran, suasana nyaman menjadi impresi pertama yang hadir. Tenang sekali suasananya, dan tempat duduknya juga bisa dipilih yang model sofa, lesehan atau kursi biasa.
Begitu duduk kami langsung disuguhi semangkuk kecil lengkong hitam (cincau) dan segelas air putih for free, another good point. Menu disini adalah ala carte, berbeda dengan restoran vegetarian pada umumnya yang bersifat buffet ato self service. Menu yang ditawarkan tidak terlalu banyak, namun cukup untuk bingung dan ingin mencoba semuanya. Kami memesan semangkuk Nasi Batu (seperti nasi claypot atau bibim bap khas korea), Steak Ayam dan seporsi Pisang Goreng. Yang pertama keluar adalah pisang goreng-nya, dan rasanya TOP abis. Langsung teringat pisang goreng khas Socrates (another vege restaurant) yang juga enak. Lalu nasi batu-nya keluar, dan ups… hati-hati panas sekali mangkuk batunya. Nasi batu dan steak ayamnya juga enak, walau bagi kami pisang gorengnya yang paling mantap. Seporsi pisang goreng hanya berisi 2, jadi cocok untuk makanan pembuka. Standar kebersihan lainnya adalah, semua peralatan makan disini dibungkus plastik sehingga terkesan higienis. Harganya juga tidak terlalu mahal, 8rb untuk pisang goreng, 35rb untuk nasi batu dan steak ayam berkisar 20rb-an. Definetely must try!
Recent Comments
- Henry widjaja on Recommend
- doni on Opal Coffee Cafe & Resto
- Pizza in_ni Medan on Pizza In_nI
- winta on Lekker Urban Food Restaurant
- felicia on Trattoria Ristorante Italiano, Revamped













