Browsing articles from "March, 2009"
Mar 28, 2009

Bel Mondo

rack-of-lamb

gindara

tenderloin

Alamat: Jalan H.Z. Arifin No. 122B
Telp: 061-4518846
Jam Buka: 12.00 – 22.30 (approx)
Harga: Rp. 50.000 – Rp. 200.000

Setelah sekian lama tidak mencicipi makanan khas western yang berkualitas, kami langsung menuju restoran Bel Mondo yang terletak persis diseberang Sun Plaza ini. Restoran tidak terlalu penuh, mungkin karena hari Jumat malam. Walau begitu, parkir cukup susah karena tempat parkir yang kecil.

Sambutan ramah pelayan menjadi pengantar saat kami masuk dan dipersilahkan duduk. Setelah sekian lama tidak berkunjung kesini, ternyata interior restoran tidak banyak berubah. Dengan dekorasi gaya klasik dan pencahayaan kuning, restoran ini jauh dari kesan moderen yang banyak diadaptasi restoran-restoran lain belakangan ini.

Pelayanan seperti dulu, tetap baik dan menu juga cukup lengkap. Walau begitu harganya tidak murah, mungkin karena bahan2 yang digunakan sebagian besar adalah impor, terutama daging yang diimpor dari US, Australia dan New Zealand. Dari beberapa menu yang kami pesan, seperti Tenderloin Steak, Grilled Gindara Fish dan Rack of Lamb, semuanya memiliki citarasa yang baik. Walau sebenarnya porsi sangatlah sedikit untuk harga yang ditawarkan, terutama Rack of Lamb. Worth trying di saat budget lagi kenceng ato mau ngerayain moment-moment spesial disini, selamat mencoba.

Mar 10, 2009

Jing (Closed)

jing

siomay ayam

Alamat: Cambridge Mall, Ground Floor
Jam Buka: 11.00 – 21.30 (approx)
Harga: Rp. 15.000 – Rp. 50.000

Makan siang kemarin kami memutuskan untuk mampir di Cambridge sekaligus hunting restoran-restoran yang ada disana. Akhirnya pilihan jatuh ke Jing, restoran chinese food yang cukup lama hadir di Cambridge namun karena minimnya informasi dan promosi, keberadaannya seakan tersembunyi dari ramainya Cambridge Mall beberapa bulan terakhir ini.

Pelayanan ramah dan interior yang nyaman menjadi impresi pertama saat memasuki restoran ini. Terlihat susunan dim sum dengan wadah bambu di dekat pintu masuk, sekilas tempat ini seperti Restoran Nelayan yang tidak terlalu komersil dan ramai. Pilihan menu standar, tidak terlalu banyak namun cukup lengkap.

Mie Hotplate Lada Hitam dan Nasi Goreng Ayam Belacan menjadi pilihan menu utama, sedangkan seporsi siomay ayam melengkapi makan siang itu. Siomay-nya menurut kami enak, tidak terlalu lembek dan tekstur-nya bagus (kelihatan fresh baru dibuat). Nasi goreng standar-standar saja dan Mie hotplate lada hitam seperti ‘dosa yang termaafkan’ menurut kami. Maksudnya, saat lada hitam seharusnya pedas dan menggigit, rasanya justru manis sekaligus asam saat dicicipi. Bukannya tidak enak, namun rasa seperti ini seakan asing di lidah.

Sembari makan, kami pun memesan lagi seporsi Muachi Durian sebagai pengganti Pancake Durian yang menurut pelayannya belum hadir di restoran ini. Walau kulit muachi-nya terlalu lengket, namun isi duriannya sungguh nikmat. Dengan harga yang tidak terlalu mahal dan tempat yang nyaman dan luas, kami merekomendasikan tempat ini sebagai ajang hangout di waktu santai atau tempat untuk mencicipi dim sum bersama teman maupun keluarga. Selamat mencoba!