Mie Hock Seng
Alamat: Jalan Bangka no 82/88
Telp: 4572708
Jam Buka: 07.00 – 13.00
Harga: Rp. 18000
Jalan Bangka terkenal dengan sajian mienya. Di sepanjang jalan terdapat beberapa rumah makan, salah satu yg terkenal ialah mee hokkian Hock Seng. Namun entah kenapa sewaktu kami tiba di restoran tsb, kami sepertinya tidak dilayani dengan baik, begitu juga yang terjadi pada pelanggan lainnya. Kami hanya ditanyain minuman, sedangkan untuk makanan mereka sepertinya acuh. Mungkin saja karena terlalu sibuk oleh jumlah pelanggan, atau kami yang tidak tahu cara pesan. Setelah beberapa saat, kami yang sudah mulai jengkel akhirnya ke bagian depan dapur dan segera memberitahu pesanan kami. Kemudian beberapa saat kemudian, hidangan disajikan. Ternyata… mie yang kami tunggu cukup lama tidak membuat kami puas. Tidak ada rasa yg istimewa dibanding harganya yang lumayan mahal. Ironisnya, pada saat kita selesai makan dan mau bayar, segalanya berjalan dengan lancar.
16 Comments
Leave a comment
Recent Comments
- Henry widjaja on Recommend
- doni on Opal Coffee Cafe & Resto
- Pizza in_ni Medan on Pizza In_nI
- winta on Lekker Urban Food Restaurant
- felicia on Trattoria Ristorante Italiano, Revamped








saya lapar!!
saya juga… ayo cari tempat makan!
wah.. bisa di sue nih jadinya..
setau saya sih memang pesannya di depan ( dapur ) pesan sesuai selera. enak. ini salah satu yang paling enak.
maaf, kalo sebelumnya dari semua entry yang kami tulis, bakmi hock seng memang sedikit kasar,dan pada kenyataannya itulah yang kami tulis sesuai dengan pengalaman kami disana.Dulu memang mie ini lezat, tapi denger2 katanya kakaknya atau relatifnya udah pindah ke daerah sekitar jalan ahmad yani *dekat kesawan square. Akan kami selidiki
bakmi hockseng memang over rated, gak ada istimewanya… hok kien mie di selat panjang lebih enak
SAYA ADA LAH SALAH SATU PENGELOLA DARI BAKMI HOCK SENG,, KEPADA CHOMEL, JGNLAH ANDA CEMBURU, BAKMI HOCK SENG SUDAH ADA SEJAK 1932, AKULAH GENERASI KETIGA PENGELOLA,,, PENDAPAT ANDA TTG OVERATED “GA ADA ISTIMEWA” PADA HOCK SENG JELAS TERBUKTI ANDA SANGAT SINIS DAN SENTIMEN.
PERSAINGAN USAHA KADANG MEMBUAT ORANG BUTA, TARGETTING LAH CUSTOMER ANDA SENDIRI, USAHA KULINER INI TAK BISA HABISNYA. KENAPA KESINISAN ANDA YG DI DIDAHULUKAN. APA MUNGKIN ANDA BARU KELUAR DARI KAMPOENG ATAU BARU MEMULAI USAHA BAKMI YAH.. KACIAN DE LO.
SEBELOM ANDA MENULISKAN COMMENT, TERLEBIH DAHULU DISIMAK NAMA BAKMI HOCK SENG YG MAKSUDKAN. “bakmi hockseng memang over rated, gak ada istimewanya” . JELAS2 SITE INI TELAH MEMPUBLISHKAN TOKO BAKMI HOCK SENG. MAAF, APAKAH YANG BAKMI SELAT PANGJANG ADA? BAHKAN PAKAR KULINER, PAK BONDAN (PRESENTER ACARA WISATA KULINER) PERNAH MENGUNJUNGI TOKO BAKMI HOCK SENG. BUKTIKAN SENDIRI SAJA DISALAH SATU BAKMI HOCK SENG DI MEDAN. BUKAN SOMBONG YA… TAPI ITULAH NAMA BESAR KAMI.
BUKANLAH ANDA YANG PERTAMA SINIS TERHADAP KAMI. BUKTINYA BAKMI KAMI TELAH DIKETAHUI ” SURVIVE” SAMPAI SEKARANG. SETIAP HARI SAJA PASTI COMMENTAR PASTI ADA. MALAHAN ADA CUSTOMER YANG INGIN MEMBANDINGKAN TOKO TOKO BAKMI. SETIAP TOKO TOKO BAKMI ITU TIDAK SAMA. KITA INI BUKAN FRANCHISE TAU.
MEMANGNYA CHOMEL INGIN YANG ISTIMEWA? SAYA SARANKAN MASAK SENDIRI SAJA MIE TELOR DIRUMAH TUNGU DIMASAK 5 MENIT MATANG. ISTIMEWANYA YAH PAKE UDANG BELI DI PASAR SAJA.
KEPADA AMDIN, MAAFKAN SEGALA KETIDAK RAMAHTAMAHAN DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN. SATU HAL YANG PERLU DIKETAHUI,, DALAM PENGOLAHAN TOKO, SEMUANYA MASIH SEMI MODERN, KATAKANLAH TRADISIONAL…. MALAH ORGANISER DARI TOKO ADALAH ANGGOTA KELUARGA SENDIRI, KETERBATASAN TENAGA MGKN HARUS KAMI DIPERTIMBANGKAN LAGI.
SAYA ADALAH PENGELOLA BAKMI HOCK SENG YANG ADA DI MUARA KARANG, SEKALI LAGI MAAFKAN KETIDAKNYAMANAN, SAYA MEWAKILI PIHAK BAKMI HOCK SENG YANG ADA DIJAKARTA DAN MEDAN. SEMOGA COMMENT YANG ANDA TULISKAN AKAN SEGERA SAYA SAMPAIKAN KEPADA BAKMI HOCKSENG YANG ADA DI JALAN BANGKA.
TERIMA KASIH
Terima kasih atas tanggapannya ATS. Maaf sebelumnya apabila tulisan kami sedikit menjelekkan, namun inilah yang kami dan customer laennya alami masa itu. Sistem manajemen yang masih kurang baik, misalnya pesanan yang lama datang, ataupun kadang lupa (misalnya ada customer yang tidak mau jeroan, tetapi dikasih). Kami tidak mau membandingkan mana yang lebih baik, kami hanya menuliskan apa yang kami alami ketika mengunjungi, jujur dan transparan, dan kami tidak dibayar
Semoga kunjungan kita berikutnya akan lebih baik, dari segi manajemen dan service.
Terima kasih.
Tulisan di atas sudah cukup lama ya, gak apalah saya berkomentar sedikit. seharusnya ditanggapi dgn berfikir positif saya karena selera, lama / cepat itu relatif orang per orang.
Menurut saya sebagai bagian dari jasa pelayanan, sebaiknya menanggapi pendapat dan complain pelanggan tidak perlu secara emosional. Mungkin saya pendapat dan complain justru untuk perbaikan pelayanan restaurant itu sendiri.
Saya sependapat dengan anda.
Tapi yah sudahlah cerita yang udah 2 taon lalu hehe…
galak jg pemiliknya….
ga jadi kesana dech kalo gitu
Hehe itu udah lama koq entry-nya..
Sikap inilah yg mencerminkan bagaimana tokonya itu sendiri.
Maaf, walaupun ini entry lama. Cuman setelah membaca comment dari si-pengelola yg SEMUA HURUF BESAR dan yg tidak menghormati comment orang lain, saya merasa sikap si-pengelola sangat tidak tepat and tidak professional.
Sebagaiman si-pengelola tidak senang atas comment org lain tetap harus menjaga etika online forum, yakni:
- jangan pernah menulis dengan huruf besar semuanya <- Kurang aja.
- menghormati apa yg ditulis/dipost org lain di forum. Forum adalah tempat umum dimana SEMUA org bisa berbagi pendapat atau sharing.
Namanya ini juga di bidang kuliner. Kepuasan tiap orang itu berbeda2.
boleh tanya….bakmi hock seng yang dimuara karang deket mana ya posisinya? pengen cobain….
Saya kurang tau, itu di Jakarta. Coba cek http://www.jenzcorner.net
Padi makin berisi makin menunduk.
Sungguh sangat disayangkan komentar dari koki mie hock seng cabang muara karang.
Seharusnya kata2 yang sangat sombong dan angkuh itu tidak ditulis dalam diskusi terbuka seperti ini. Toh penilaian dan impresi orang lain terhadap koki tersebut (dan tentu yang lebih dirugikan adalah brand image ‘hock seng’ yang mencakup seluruh outlet) telah tercenminkan dengan kesombongan yang luar biasa.
Memang benar, sang koki mungkin telah terprovokasi, namun, penilaian tetaplah berasal dari customers. Kalau memang hock seng tidak tertandingi dalam segi rasa dan eksistensi telah membuktikan, mengapa harus melakukan pembelaan yang terlampau ekstrim dan terlihat konyol serta kekanak2an.